Senin, 02 Maret 2015

IPA Biologi (3)

Klasifikasi dan pengertian Kingdom Plantae

Plantae adalah organisme eukariotik multiseluler yang mempunyai dinding sel dan klorofil. Tumbuhan dan beberapa jenis alga adalah bagian utama dari kingdom ini. Tumbuhan memiliki kemampuan untuk menghasilkan makanan sendiri (autotrof) dengan klorofil yang dimiliki. Klorofil membuat tumbuhan menjadi didominasi oleh warna hijau. Kingdom ini berperan sebagai produsen dalam rantai makanan. Terdapat kurang lebih 400.000 spesies dalam kingdom plantae.

1. Asal-Usul Kingdom Plantae

Beberapa bukti menunjukkan bahwa telah terdapat alga di daratan 1,2 milyar tahun yang lalu. Plantae telah ada sejak sejak masa Ordovician (450 juta tahun yang lalu), tetapi tidak berupa tumbuhan seperti sekarang sampai masa Silurian (420 juta tahun yang lalu). Mendekati masa Devonian, sekitar 360 juta tahun lalu, terdapat beragam varietas tumbuhan baik dari segi bentuk dan ukurannya. Kemudian muncul tumbuhan berbunga pada masa Triassic (200 juta tahun lalu). Rumput-rumputan baru muncul pada pertengahan masa Tertiary (40 juta tahun lalu).

2. Perkembangan Pengertian Kingdom Plantae

Pada awalnya, semua organisme dibagi menjadi dua kingdom yaitu tumbuhan dan hewan. Aristoteles (384 SM – 322 SM) memberikan pengertian bahwa tumbuhan adalah organisme yang tidak bergerak, sedangkan hewan bergerak untuk mencari makanan.Kemudian Linnaeus (1707-1778) membuat sistem klasifikasi modern yang membagi dua seluruh organisme menjadi kingdom vegetabilia (yang kemudian disebut plantae) dan animalia.
Kemudian, fungi (jamur) dan beberapa grup alga dikeluarkan dari kingdom plantae. Walaupun mereka mirip dengan tumbuhan, namun mereka tidak memiliki beberapa ciri khas tumbuhan. Tidak memiliki klorofil, misalnya.

3. Pembatasan Kingdom Plantae

Diluar konteks formal, kata “tumbuhan” mengacu pada organisme yang memiliki ciri-ciri tertentu seperti multiseluler, menghasilkan selulosa, dan mampu melakukan fotosintesis.
Banyak kritik yang muncul karena fungi termasuk ke dalam kingdom plantae. Karena fungi mendapatkan makanan dari sisa-sisa bahan organik, bukannya melalui proses fotosintesis. Selain itu, dinding sel fungi tidak tersusun dari bahan yang sama dengan tumbuhan dan justru lebih mirip hewan. Akhirnya, fungi dipisahkan dari tumbuhan dan membuat kingdom tersendiri yaitu kingdom fungi.
Sebagian besar alga juga dipisahkan dari kingdom plantae karena tidak memiliki klorofil. Tumbuhan dalam arti sempit dianggap sebagai keturunan dari alga hijau.

4. Ciri-Ciri Kingdom Plantae

Berikut adalah daftar ciri-ciri kingdom plantae. Ciri-ciri inilah yang membedakan kingdom plantae dengan kingdom fungi dan beberapa jenis alga.

  1. Multiseluler (memiliki banyak sel)
  2. Terdapat dinding sel yang terbuat dari selulosa
  3. Eukariotik
  4. Mendapatkan makanan dengan cara fotosintesis yang dibantu dengan cahaya matahari
  5. bereproduksi secara seksual (putik dan benang sari) maupun aseksual (cangkok, tunas, setek, dll)
  6. Hidup di daratan atau perairan
  7. Autrotrof (dapat membuat makanan sendiri)
Selain itu, plantae memiliki organ dan sistem organ. Memiliki daun untuk mengumpulkan sinar matahari yang digunakan untuk membuat glukosa. Memiliki akar untuk memperkokoh tumbuhan dan menyerap air. Alat reproduksi seksualnya adalah bunga.

5. Pembagian Kingdom Plantae

Kingdom plantae dibagi menjadi tiga divisi yaitu bryophyta (lumut), pterydophyta (paku), dan divisi spermatophyta (tumbuhan berbiji).

5.1. Bryophyta
Lumut termasuk dalam divisi ini. Bryophyta tidak memiliki organ sejati seperti batang, daun, atau akar. Mereka memiliki suatu rhizoid kecil yang membuat mereka mampu menempel di tanah. Mereka tumbuh di tempat teduh dan lembab, seperti di hutan hujan. Mengalami metagenesis.






5.2. Pteridophyta
Paku termasuk dalam divisi ini. Pteridophyta telah memiliki kormus atau jaringan pengangkut dan telah memiliki organ sejati. Mereka bereproduksi aseksual dengan spora. Tumbuhan paku dapat hidup di darat terutama daerah hutan hujan tropis. Namun, ada beberapa jenis paku yang hidup mengapung di air. Seperti halnya bryophyta, pteridophyta juga mengalami metagenesis.



5.3. Spermatophyta
Spermatophyta adalah divisi yang memiliki ciri khas yaitu berbiji. Biji adalah cikal bakal dari individu baru dan merupakan hasil pembuahan antara putik dan benang sari di bunga. Terdapat dua subdivisi yaitu gymnospermae (berbiji terbuka) dan angiospermae (berbiji tertutup). Tumbuhan berbiji terdapat di darat dan beberapa terdapat di air (contohnya teratai).








6. Manfaat Kingdom Plantae

Ilmu yang mempelajari tumbuhan disebut botani. Botani modern berfokus pada keragaman pangan. Ini dikarenakan jumlah penduduk yang semakin banyak sementara pangan semakin sedikit. Maka dari itu, pembudidayaan tanaman sangat diperlukan. Agrikultur tumbuhan dibagi menjadi agroekonomi, hortikultura, dan kehutanan.

6.1. Makanan

Sebagian besar nutrisi yang didapat manusia berasal dari tumbuhan. Kebanyakan berasal dari sereal seperti padi, jagung, dan gandum. Selain itu, makanan juga berasal dari umbi-umbian seperti kentang dan singkong. Manusia juga memakan sayuran, rempah-rempah, dan beberapa jenis buah-buahan, kacang-kacangan, tanaman herbal, dan beberapa jenis bunga.
Terdapat beberapa jenis minuman yang diproduksi dari tumbuhan seperti kopi, teh, wine, bir, dan minuman beralkohol. Gula sendiri kebanyakan berasal dari tebu dan madu pada hakikatnya berasal dari bunga.
Minyak goreng dan margarin berasal dari jagung, kacang kedelai, kelapa sawit, bunga matahari, zaitun. Penyedap rasa seperti monosodium glutamat berasal dari tebu.
Hewan ternak yang diambil dagingnya untuk dijadikan bahan pangan semuanya herbivora yang kebanyakan memakan rumput atau dedaunan hijau.

6.2. Produk Bukan Makanan

Kayu digunakan sebagai bahan baku bangunan, furnitur, kertas, kartu remi, alat musik, dan peralatan olahraga. Pakaian berbahan dasar dari kapas atau serat sintesis yang terbuat dari selulosa. Terdapat pula bahan bakar yang berasal dari tumbuhan yaitu kayu bakar dan minyak biofuel. Minyak bumi dan batubara adalah bahan bakar fosil yang berasal dari tumbuhan. Banyak obat-obatan medis yang terbuat dari tumbuhan. Obat-obatan herbal dan suplemen makanan kebanyakan berasal dari tumbuhan. Pestisida berasal dari tumbuhan. Serta banyak sekali produk yang berasal dari tumbuhan seperti karet, sabun, cat, tanin, wax, sampo, parfum, kosmetik, oli, plastik, tinta, permen karet, dan masih banyak lagi.

6.3. Fungsi Estetika

Unsur utama taman adalah tanaman terutama tanaman hias dan rumput. Fungsi taman yaitu untuk mempercantik halaman atau lingkungan. Tumbuhan juga bisa digunakan sebagai ajang kreasi seni seperti tanaman bonsai. Berbagai jenis bunga sangat indah bahkan beberapa diantaranya dijadikan bunga potong yang mahal harganya. Wisata botani menjadi salah satu wisata yang populer karena menjanjikan suasana yang tenang dan hijau. Banyak hasil karya seni seperti relief dan batik yang terinspirasi dari tumbuhan.

6.4. Dampak Negatif

Beberapa jenis tumbuhan beracun, menyakitkan karena terdapat duri, bahkan mematikan bagi hewan dan manusia. Tumbuhan yang serbuk sarinya dapat terbang dapat memicu alergi bagi beberapa orang yang sensitif. Terdapat beberapa tumbuhan yang menyebabkan iritasi atau gatal-gatal jika tersentuh kulit. Ada juga tumbuhan yang memiliki zat psikotropika seperti tembakau, ganja, kokain, dan candu. Merokok dapat merusak kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian, sementara itu beberapa jenis narkoba memiliki dampak berbahaya bagi manusia. Beberapa negara bahkan melarang beberapa jenis narkoba kecuali jika hanya untuk kepentingan medis.

Dalam golongan tumbuh-tumbuhan atau pohon-pohonan yang disebut juga kingdom plantae atau kerajaan tumbuh-tumbuhan dapat kita bagi-bagi menjadi beberapa divisi, antara lain adalah :


1. Divisi Thallophyta / Thalopita / Thalophita
Divisi thallophyta adalah tumbukan yang memiliki thalus termasuk diantaranya adalah golongan jamur / fungi, bakteri dan ganggang / alga.






2. Divisi Bryophyta / Briopita / Briophita
Divisi bryophyta meliputi golongan lumut-lumutan








3. Divisi Pteridophyta / Pteridopita / Pteridophita
Divisi pteridophyta meliputi golongan paku-pakuan





4. Divisi Spermatophyta / Spermatopita / Spermatophita
Divisi spermatophyta meliputi golongan tumbuhan berbiji baik tumbuhan berbiji keping satu (monokotil) maupun dua (dikotil)









Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh tumbuhan bisa dibedakan lagi atas dua jenis kelompok, yakni :

1. Thallophyta
Definisi Thallophyta : Adalah tumbuhan yang belum memiliki daun, akar dan batang yang jelas.
2. Cormophyta / Kormopita / Kormophita
Denisisi dan Pengertian Cormophita : Adalah tumbuhan yang batang, akar dan daun sudah jelas yang meliputi tiga divisi selain thalophita yaitu bryophita, pteridophita dan spermatophita

IPA Biologi (2)

Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Protista


Protista adalah salah satu klasifikasi kerajaan hewan. Ini memiliki sub kelompok dan divisi yang berbeda. Ciri-ciri mereka berbeda-beda. Untuk mengetahui rinciannya dengan membaca artikel Ciri-ciri protista ini. Apakah protista? Prostista adalah kingdom yang mana mikroorganisme eukariotik berasal. Protista pertama kali diamati oleh John Hogg di tahun 1860-an sebagai bentuk uniseluler primitif dari keduanya tanaman dan hewan. Pada saat itu, kerajaan ini dikenal sebagai ‘Protoctista‘, yang secara harfiah berarti makhluk pertama kali didirikan. Kemudian pada tahun 1866, istilah protista diciptakan oleh Ernst Haeckel. Kerajaan protista milik domain Eukarya. Klasifikasi terakhir sedang dilakukan oleh para ilmuwan di mana daftar organisme dilakukan secara hirarkis. Protista memiliki Ciri-ciri yang berbeda yang membedakan mereka dari kerajaan lain. Contoh yang paling umum protista termasuk, amuba, plasmodium, pararamecium, jamur lendir, ganggang merah, coklat dan 
emas, jamur, diatom, dll.
















Ciri-ciri umum Protista
1.Protista sebagian besar uniseluler tetapi beberapa organisme multiseluler dan kolonial.
2.Kemungkinan Protista adalah hidup bebas atau parasit.
3.Protista memiliki Tipe respirasi aerobik dan memiliki mitokondria untuk respirasi sel.
4.Protista adalah eukariota sejati dan bernukleus.
5.Protista memiliki (9 +2) pengaturan flagela dan memiliki organel bermembran.
6.Protista bereproduksi secara seksual (syngamy) dan aseksual.
7.Protista dikelompokkan menjadi 3 kategori: seperti binatang (protozoa), seperti jamur, dan seperti tanaman.
8.Menurut kategori, Protista memiliki modus yang berbeda dalam mendapatkan makanan, seperti heterotrof atau autotrof.
9.Protista seperti Tanaman (ganggang) memiliki klorofil dan pigmen aksesori, bernama xanthophylls, phycobilins, dan karoten.



Ciri-ciri protista mirip tumbuhan: misal Alga
1.Mereka lebih diklasifikasikan sebagai Euglenoids, Diatom, dan Dinoflagelata.
2.Ciri-ciri Euglenoid – misalnya Euglena.
3.Mereka adalah uniseluler.
4. Bergerak seperti binatang.
5.mempunyai Flagela.
6.mempunyai  inti, kloroplas, flagela, dan membran sel.
7.Reproduksi aseksual.









Ciri-ciri Diatom – misalnya Chrysophyta (ganggang emas)
1.Dua bagian dinding silikon kaca.
2.Cokelat keemasan dalam warna.
3.Penyimpanan makanan dalam bentuk minyak.












Ciri-ciri Dinoflagellata – misalnya Pyrophyta (ganggang merah)
1.Mereka di-flagellated
2.Ganggang berpendar (memancarkan cahaya)
3.Ditutupi dengan piring
4. Membuat warna ‘pasang merah’
5.Memiliki racun










Ciri-ciri Protista mirip hewan : misal Protozoa
1.Mempunyai pseudopodia
2.dinding terdiri dari kalsium
3.Mereka adalah heterotrof
4.Hidup bebas, saprofit, mutualistik atau parasit

Protista seperti hewan diklasifikasikan lebih lanjut sebagai berikut:
1.Sarcodina: seperti amoeba bergerak (pseudopodia)
2.Flagelata: bergerak dengan flagela
3.Paramecium: bergerak dengan silia
4.Sporozoan: menghasilkan spora




Ciri-ciri protista mirip Jamur: misal kapang Slime
1.Mereka multisel
2.Perubahan bentuk selama siklus hidup
3.Cenderung hidup dalam iklim lembab
4.Plasmodial (aseluler), lendir cetakan (Myxomycetes)











Filogeni Protista

Kingdoms: Chromista, Archaezoa, Protista / Protozoa

Sub Kingdoms: Archaezoa, Euglenozoa, Alveolata, Stramenopila, Rhodophyta


Peranan Dinding Sel Protista  Dinding sel alga merah terdiri dari agar dan karagenan. Keduanya digunakan sebagai aditif dalam makanan. Agar-agar digunakan sebagai pembentuk gel dan pengental. Cangkang terdiri dari kalsium karbonat, melindungi mereka dari hewan merumput. Dalam ganggang coklat, dinding sel algin dan selulosa melindungi mereka melawan ombak dan paparan udara. Komponen ini memastikan pembekuan seragam dan mencairnya makanan. Jamur memiliki dinding sel terdiri dari selulosa atau kitin.

IPA Biologi

Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera

Berdasarkan Klasifikasi Makhluk Hidup,Monera adalah Kingdom makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti, biasanya disebut organisme prokariot.Meskipun tidak memiliki membran inti, kelompok monera memiliki bahan inti, seperti asam inti, sitoplasma, dan membran sel. Nah organisme yang tergolong ke dalam kingdom monera itu sendiri adalah Bakteri dan Alga Biru. Pada postingan dengan tema kingdom monera ini saya akan membahas tentang ciri dan perkembangbiakkan dari organisme yang tergolong ke dalam kingdom ini.Baiklah tidak usah berlama-lama, langsung saja ya.

1.BAKTERI
Bakteri adalah organisme prokariot yang hanya dapa dilihat dengan menggunakan mikroskop. Artinya sudah jelas, yaitu bakteri tidak dapat dilihat langsung oleh mata manusia.Dibawah ini adalah penjelasan tentang ciri, cara hidup, dan perkembang biakkan Bakteri.

A.Ciri-ciri Bakteri

Bakteri memiliki tubuh yang hanya terdiri dari satu sel dan berukuran sekitar 4-8 mikron. Sel bakteri memiliki berbagai bentuk, ada yang bulat(koskus), batang(basil), dan spiral(spirilum).
Meskipun berukuran kecil, jika berkelompok(berkoloni), bakteri akan terlihat. Contohnya di makanan basi, koloni bakteri tampak seperti lendir, percikan mentega atau percikan susu. Koloni bakteri ada yang berwarna kekuningan atau kemerahan dan ada juga yang berwarna putih.
Bentuk Bakteri

B.Cara Hidup Bakteri
Organisme yang termasuk ke dalam kingdom monera ini memiliki cara hidup yang berbeda-beda. Ada yang hidup dengan cara mengambil bahan organik dari lingkungannya (heterotrof), namun ada juga yang dapat berfotosintesis (autotrof). Tapi kebanyakan sih bakteri bersifat heterotrof, nah yang bersifat dari yang bersifat heterotrof tadi, ada yang sifatnya saprofit dan ada pula yang parasit.

Bakteri saprofit adalah bakter yang hidup bebas di alam dengan mengurai sampah, bangkai, serta kotoran.
Sedangkan bakteri parasit hidup di tubuh makhluk hidup lain dan merugikan inangnya.Berbagai penyakit manusia, tanaman, dan hewan disebabkan oleh bakteri parasit ini. Bakteri dapat menular melalui makanan,minuman melalui perantara atau melalu kontak langsung. Oleh karena itu saya sarankan kepada sobat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan.

C.Perkembangbiakkan Bakteri
Perkembangbiakkan bakteri dapat terjadi secara kawin maupun tidak kawin. Perkembangbiakan tak kawin dilakukan dengan membelah diri. Pada pembelahan diri, satu sel membelah menjadi dua, kemudian menjadi empat, delapan, enambelas dan seterusnya.
Sedangkan kalau secara kawin, bakteri dapat berkembang biak dengan konjugasi. Caranya, dua sel yang berdekatan membentuk saluran konjugasi. Melalui saluran ini plasma dari sel yang satu mengalir ke sel yang lain.
Kesimpulannya
Tubuh bakteri terdiri dari satu sel, sebagian besar bakteri hidup secara sporofit atau parasit. Bakteri berkembangbiak dengan membelah diri dan kenjugasi.

2.ALGA BIRU (Cyanobacteria)
Alga biru tidak dimasukkan kedalam kelas protista seperti alga lainnya. Mengapa demikian? Karena ia merupakan organisme prokariot sama seperti bakteri. Sehingga digolongkan kedalam kingdom monera.

A.Ciri-ciri Alga Biru
Cyanobacteria sering disebut alga hijau-biru karena memiliki warna hijau kebiruan. Untuk memudahkan mengucapnya kita sebut saja alga biru. Alga ini dapat hidup di berbagai tempat dan keadaan, contohnya saja ada yang hidup di batu, tanah, kulit kayu, air tawar, bahkan air laut. Tubuhnya ada yang bersel satu, ada pula yang berupa untaian benang yang terbentuk dari beberapa sel. Sel alga biru tergolong ke dalam sel prokariot yang berklorofil. Oleh karena itu, ia dapat berfotosintesis dan mengahasilkan makanan sendiri (autotrof).

Alga Biru

B.Perkembangbiakan Alga Biru
Alga biru berkembangbiak dengan cara membelah diri dan fragmentasi. Alga yang bersel satu membelah diri dari satu menjadi dua, empat, delapan, dan seterusnya. Sedangkan Alga yang berbentuk benang memutuskan diri menjadi fragmen dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi individu baru. Contoh Alga biru antara lain Anabarna, Rivularia, Glorocapsa, dan Oscillatori.
Kesimpulannya

Tubuh Alga biru terdiri dari satu sel atau untaian sel seperti benang, berklorofil sehingga bersifat autotrof. Berkembang biak dengan membelah diri dan fragmentasi.